31 Maret 2020
Home Hukum Berita
Lampung Utara

Yuliana Sagala Dinilai Gagal Tegakan Supremasi Hukum di Lampura

Dekan Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial Universitas Muhammadiyah Kotabumi (UMKO), Suwardi Amri | Foto: istimewa

LAMPUNG UTARA (suarapedia)-Atik Rusmiyati Ambarsari sudah resmi menjabat Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Lampung Utara (Lampura) menggantikan Yuliana Sagala

Atik dihadapkan pekerjaan rumah (PR) besar terhadap berbagai kasus dugaan korupsi di Lampura seperti DOP, BOK, dan JKN di Dinkes wilayah itu yang menjadi sorotan publik.

Bahkan, informasi yang terhimpun, Kepala Dinas Kesehatan setempat, dr. Maya Metissa, juga ikut latah 'desersi' dari jabatannya dengan cara mengundurkan diri dari jabatannya dikarenakan tidak ada lagi tempat dirinya untuk berlindung dari proses panjang penyidikan yang dimungkinkan berakhir di meja hijau.

Menanggapi hal itu, Dekan Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial Universitas Muhammadiyah Kotabumi (UMKO), Suwardi Amri, mengatakan, kasus mistifikasi penggunaan dana BOK, DOP, dan JKN yang mangkrak semasa dijabat Yuliana Sagala, sepatutnya menjadi beban petinggi Kajari Lampura yang baru.

"Kasus ini semasa ditangani oleh Yuliana Sagala, mangkrak. Publik Lampura dibiarkan menunggu keputusan yang berujung antiklimaks dalam penanganannya," ungkap Suwardi, saat dikonfirmasi, Kamis, (23/1/2020), melalui pesan whatsApp.

Menurutnya, dalam persoalan ini, Yuliana Sagala telah gagal untuk menegakkan supremasi hukum di Bumi Ragem Tunas Lampung.

Idealnya, lanjut Suwardi, sebelum meninggalkan Lampura menuju tempat tugasnya yang baru, Yuliana Sagala mampu menyelesaikan persoalan tersebut hingga menemukan titik terang.

"Faktanya, berbanding terbalik. Dalam hal ini, Yuliana Sagala dapat dinyatakan gagal dalam mengambil kebijakan guna menuntaskan perkara tersebut," tegas dia.

Suwardi berharap, ditangan Kajari Lampura Atik Rusmiyati Ambarsari, kasus BOK, DOP, dan JKN Dinkes Lampura mampu disambut sebagai tongkat estafet untuk menuju pemyelesaiannya.

"Semoga Kajari Lampura Atik Rusmiyati Ambarsari, mampu menemukan titik terang dalam penyelesaian kasus BOK, DOP, dan JKN Dinkes Lampura," harapnya. (RIKI)


Tag : Yuliana Sagala Kajari Lampura Atik Rusmiyati Ambarsari Korupsi Universitas Muhammadiyah Kotabumi

Berita Lainnya

©copyright 2018, All right reserved ®www.suarapedia.com