29 Maret 2020
Home Hukum Berita
PRINGSEWU

Siswi SMP di Pringsewu Jadi Korban Pencabulan Ayah Tiri dan Tetangga

Foto: istimewa

PRINGSEWU (suarapedia)-Miris, siswi SMP di Pringsewu jadi korban pencabulan ayah tiri dan tetangganya.

Kedua pelaku R (40) dan IS (48) saat ini telah diamankan Polsek Gadingrejo.

Dari penangkapan itu terungkap, R ayah tiri korban telah melakukan perbuatan itu sebanyak hampir 10 kali, sementara IS melakukan itu sekitar 8 kali.

Kapolsek Gadingrejo AKP Anton Saputra mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Hamid Andrie Sumantri mengatakan, ditangkapnya kedua pelaku tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan pengaduan guru tempat korban menimba ilmu.

“Guru korban melapor kemarin siang, Selasa (21/1/2020) dan tersangka berhasil ditangkap tanpa perlawanan di rumahnya masing-masing pada pukul 18.00 WIB,” kata Anton, Rabu (22/1/2020) sore.

Anton mengungkapkan, pencabulan yang dilakukan oleh ayah tiri sejak tahun 2014, dan tetangganya itu dilakukan sejak awal tahun 2018 hingga akhirnya korban diketahui hamil.

“Ayah tirinya melakukan pencabulan sejak tahun 2014 atau sejak SD, modus dengan iming iming dibelikan HP serta ancaman pembunuhan terhadap ibunya maupun korban apabila melapor. Sementara IS selaku tetangganya melakukan sejak tahun 2018 hingga September 2019 dengan iming-iming uang,” ungkapnya.

Anton menjelaskan, awal mula terungkapnya peristiwa pencabulan tersebut pada saat korban berada sekolah mengeluh sakit kepala dan sakit perut kepada gurunya.

Mendapat laporan itu, guru tersebut kemudiam membawa korban berobat ke Bidan Desa, setelah diperiksa bidan ternyata korban dalam kondisi hamil. Sehingga atas keterangan bidan itu, guru memanggil orang tua korban.

Saat pemanggilan itu, datang ibu korban ke sekolah, selanjutnya korban bercerita penyebab kehamilan tersebut karena telah dicabuli (disetubuhi) oleh ayah tirinya R dan juga tetangganya IS.

“Atas keterangan tersebut kemudian guru dan ibu korban melapor ke Polsek Gadingrejo. Dan benar kedua pelaku juga mengakui perbuatan bejatnya terhadap korban,” jelasnya.

Saat ini kedua tersangka berikut sejumlah barang bukti berupa pakaian korban diamankan di Mapolsek Gadingrejo guna proses penyidikan lebih lanjut.

Masing-masing tersangka dijerat pasal 76D Jo Pasal 81 Ayat (1) atau Ayat (2) atau Pasal 76E Jo Pasal 82 Ayat (1) UU RI No.17 Tahun 2016 tentang Penetapan Pemerintah Pengganti UU No.1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU No.23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang-Undang.

“Ancaman hukuman penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun. Namun terhadap ayah tiri korban, ancamannya ditambah 1/3 hukuman,” pungkasnya.(AZS)


Tag : Polres Pringsewu Polsek Gadingrejo Pencabulan AKBP Hamid Andrie Sumantri

Berita Lainnya

©copyright 2018, All right reserved ®www.suarapedia.com