Sabtu, 20 Oktober 2018
Mode Baca

Home/ Ekonomi / Berita

Senin, 27 Agustus 2018 19:51 WIB

Lampung Upayakan Program Pengembangan Rajungan

Foto : istimewa/humas pemprov lampung

BANDARLAMPUNG (suarapedia) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus mengupayakan program pengembangan rajungan agar memiliki multiplier effect bagi masyarakat.  Program pengelolaan dan pengembanagan yang terintegritas melibatkan masyarakat diharapkan mampu meningfkatkan taraf hidup rakyat terutama nelayan.

Demikian Dikatakan Gubernur Lampung, M Ridho Ficardo menerima audiensi Komite Pengelolaan Perikanan Rajungan Berkelanjutan ( KPPRB) Pesisir Timur Provinsi Lampung, di Ruang Kerja Gubernur Senin, 27 Agustus 2018.

Dalam audiensi itu, hadir Noah Greenberg, direktur Starling Resources,  Emilia Litsinger pimpinan Eniviromental Defense Fund (EDP) Indonesia / Yayasan Bina Usaha Lingkungan ( YBUL) dan Perwakilan YBUL M. Kahazali Harahap.

”Dengan mengutamakan program padat karya, sebanyak mungkin melibatkan nelayan, jangan sampai penggunaan teknologi malah menghilangkan kesempatan bagi masyarakat terutama nelayan untuk bekerja dan meningkatkan taraf hidupnya," ujar Ridho.

Dia berharap Tim Inisiatif Pengelolaan Perikanan Rajungan Berkelanjutan Provinsi Lampung (IPPRB)  yang dibentuk pada tahun 2017 dan  didukung oleh  berbagai pemangku kepentingan di antaranya  pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, perwakilan nelayan, pembina, miniplant dan UPI, akademisi, dan organisasi masyarakat dapat berjalan baik.

Ridho juga mendorong implementasi dari rencana aksi pengelolaan perikanan rajungan berkelanjutan pesisir timur Lampung. Termasuk pula mempersiapkan kerangka kelembagaan pengelola perikanan rajungan Lampung.

“Kita menjaga sustainability (keberlanjutan) pengelolaan perikanan rajungan. Ini harus segera diimplementasikan. Kita harus membuat proses pengolahan perikanan rajungan dari hulu hingga ke hilir diolah di Lampung pada sentra industri pengolahan rajungan Provinsi Lampung,” ujar Ridho.

Sementara itu, Kahazali Harahap memaparkan potensi rajungan yang cukup besar di Provinsi Lampung. “Saat ini lebih dari 4000 nelayan rajungan, 40 Miniplat ( UMKM), 5 unit pengelolan ikan ( UPI), dengan tenaga kerja masing – masing lebi dari 1000 orang” papar M. Khazali.

Dijelaskannya juga sebagai  Provinsi yang menjadi proyek percontohan pengelolaan perikanan rajungan berkelanjutan yang pertama di Indonesia dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Nilai ekspor rajungan Lampung senilai 500 milyar pada 2017.  Dengan nilai tersebut lampung berkontribusi pada sekitar 12 % dari Produksi perikanan rajungan nasional.

Kepala Dinas Perindustrian Toni L Tobing  mengungkapkan ke depan Pemerintah Provinsi Lampung akan berupaya menjadikan rajungan sebagai komoditas prioritas dalam RPJMD sehingga dukungan terhadap sektor perikanan rajungan dapat ditingkatkan baik dari segi pengelolaan maupun anggaran. (BOWO)



Lampung Selatan
Jumat, 19 Oktober 2018 22:25 WIB
Daerah

GM PT ASDP Bakauheni Silaturahmi dengan Jurnalis

LAMPUNG SELATAN (suarapedia) - General Manager (GM) PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bakauheni, Lampung Selatan,

 

Lampung Timur
Jumat, 19 Oktober 2018 21:59 WIB
Politik

Hadapi Pemilu, Bawaslu Lampung Tinjau Kesiapan Bawaslu Lampung Timur

LAMPUNG TIMUR (suarapedia) - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) menerima kunjungan atau supervisi

 

Waykanan
Jumat, 19 Oktober 2018 16:59 WIB
Hukum

Proyek Tak Bertuan Ditemukan di Baradatu

WAY KANAN (suarapedia) - Proyek tak bertuan ditemukan di Kecamatan Baradatu, Waykanan, Lampung. Proyek drainase sepanjang kurang

 

Lampung Timur
Jumat, 19 Oktober 2018 16:45 WIB
Daerah

Wabup Lampung Timur Hadiri Temu Karya Nasional Gelar Teknologi Tepat Guna

LAMPUNG TIMUR (suarapedia)  - Wakil Bupati (Wabup) Lampung Timur Zaiful Bokhari hadiri pembukaan acara Temu Karya Nasional

 

Salatiga
Jumat, 19 Oktober 2018 16:39 WIB
Daerah

Kebakaran Hutan di Gunung Merbabu Berhasil Dipadamkan

SALATIGA (suarapedia) - Pemadaman api akibat kebakaran hutan di kawasan Gunung Merbabu tepatnya di daerah Getasan Kabupaten Semarang