Sabtu, 20 Oktober 2018
Mode Baca

Home/ Daerah / Lampung / Berita

Jumat, 10 Agustus 2018 17:26 WIB

Izin Kedaluarsa, PT Darma Agrindo kembali  Didemo Petani

Foto : suarapedia/bowo laksono

LAMPUNGSELATAN (suarapedia) - Puluhan masyarakat dan Mahasiswa yang tergabung dalam Petani Cinta Damai, kembali melakukan aksi demonstrasi di depan pintu masuk  PT. Darma Agrindo yang berlokasi di Desa Karang Rejo, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, Jumat (10/8/2018).

Aksi ratusan masyarakat yang berprofesi sebagai petani ini menuntut agar PT Darma Agrindo menutup kegiatan oprasinya. Sebab izin Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan ini telah dicabut sejak 2011 lalu.

Rahmad juru bicara aksi, Didampingi koordinator aksi Margianto mengatakan, berdasarkan pada Keputusan Menteri Kehutanan Republik Indonesia Nomor: SK.248/MENHUT II / 2011 tentang pencabutan HGU PT. Dharma Hutan Lestari dan pemberhentian semua kegiatan pengusahaan hutan/pemanfaatan hutan didalan aeral kerja HPHTI.

"Maka seharusnya sejak tanggal diputuskan per 2 Mei 2011 tidak ada lagi aktivitas di areal kerja HPHTI oleh perusahaan, apapun bentuknya," ujar dia.

Dia menuding ada indikasi pihak lain yang mengoperasikan Pabrik tersebut secara terselubung dan ilegal. Realitanya setiap hari kendaraan muatan singkong masih hilir mudik keluar masuk perusahaan.

"Tadi sebelum aksi saja, ada dua truk fuso pengangkut singkong yang keluar dari perusahaan ini," kata dia.

Tidak hanya soal izin, perusahaan pengolahan tepung tapioka ini juga menimbulkan problem lain, seperti limbah onggok yang mencemari lingkungan, semakin rusaknya infrastruktur jalan akibat muatan angkutan kendaraan yang memasok bahan baku tanpa dilakukan rehabilitasi.

"Selain izin, perusahaan ini tidak mampu mengolah limbahnya dengan baik, sehingga mencemari lingkungan," kata dia.

Gerakan Petani Cinta Damai yang membangun posko di pintu masuk areal PT. Darma Agrindo menuntut agar, perusahaan ini memberhentikan seluruh kegiatannya kemudian, duduki dan kelola lahan tidur areal Register 40 seluas 50 Ha.

"Selama tuntutan kami tidak dipenuhi, kita akan terus menduduki perusahaan ini," ujar dia.

Margianto koordinator petani menambahkan, ini merupakan aksi yang kedua kalinya. Dirinya bersama puluhan petani lainya pun sejak kamis (2/8/2018) sudah mendirikan tenda di depan pintu masuk perushaan.

"Sudah 8 hari kami disini mas, saya bersama puluhan petani lain mendirikan tenda didepan pintu masuk. Kami akan terus disini sampai tuntutan kami terpenuhi," ujarnya. (BOWO)



Lampung Selatan
Jumat, 19 Oktober 2018 22:25 WIB
Daerah

GM PT ASDP Bakauheni Silaturahmi dengan Jurnalis

LAMPUNG SELATAN (suarapedia) - General Manager (GM) PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bakauheni, Lampung Selatan,

 

Lampung Timur
Jumat, 19 Oktober 2018 21:59 WIB
Politik

Hadapi Pemilu, Bawaslu Lampung Tinjau Kesiapan Bawaslu Lampung Timur

LAMPUNG TIMUR (suarapedia) - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) menerima kunjungan atau supervisi

 

Waykanan
Jumat, 19 Oktober 2018 16:59 WIB
Hukum

Proyek Tak Bertuan Ditemukan di Baradatu

WAY KANAN (suarapedia) - Proyek tak bertuan ditemukan di Kecamatan Baradatu, Waykanan, Lampung. Proyek drainase sepanjang kurang

 

Lampung Timur
Jumat, 19 Oktober 2018 16:45 WIB
Daerah

Wabup Lampung Timur Hadiri Temu Karya Nasional Gelar Teknologi Tepat Guna

LAMPUNG TIMUR (suarapedia)  - Wakil Bupati (Wabup) Lampung Timur Zaiful Bokhari hadiri pembukaan acara Temu Karya Nasional

 

Salatiga
Jumat, 19 Oktober 2018 16:39 WIB
Daerah

Kebakaran Hutan di Gunung Merbabu Berhasil Dipadamkan

SALATIGA (suarapedia) - Pemadaman api akibat kebakaran hutan di kawasan Gunung Merbabu tepatnya di daerah Getasan Kabupaten Semarang