29 Maret 2020
Lampung Tengah

Cegah DBD, Camat Ajak Warga Gotong Royong Bersihkan Saluran Air

Foto : Istimewa

Lampung Tengah,- Dalam upaya pencegahan penyakit demam berdarah (DBD) Camat Seputihmataram, Eko Meidianto, S.Pd, M.M, mengajak Kepala UPT Pasar Seputihmataram dan tiga Kepala Kampung  yakni Kepala Kampung Pajarmataram dan Kepala Kampung Qurniamataram, serta Kepala Kampung Rejo sari mataram, Beserta masyarakat melakukan gotong royong membersihkan saluran air.

Gotong royong kali ini di fokuskan untuk membersihkan saluran air di sepanjang jalan depan Pasar Seputih mataram. Jumat (14/02/2020)

Dalam musim penghujan seperti ini khususnya di area depan pasar Seputih mataram tepatnya di prapatan Blok M pasar Merapi selalu di genangi air.

Camat seputih mataram mengajak Kepala UPT Pasar Seputih mataram dan tiga kepala kampung beserta masyarakat yang dekat dengan lingkungan Pasar Seputih mataram membersihkan saluran Air.

Eko mengatakan "Tujuan gotong royong ini salah satu upaya pencegahan penyakit DBD yang muncul di saat musim penghujan, oleh karena itu kami melakukan gotong royong bersama membersihkan saluran air,  agar air nya tidak tergenang dan jentik nyamuk tidak berkembang biak" Tutur Eko

Eko melanjutkan bahwa gotong royong merupakan budaya yang tidak bisa dihilangkan dalam bermasyarakat, karena dalam bergotong royong kita dapat semakin dekat kepada masyarakat dan lingkungan kita menjadi bersih.

Untuk kedepannya Kegiatan seperti ini akan rutin dilakukan bersama kepala kampung dan masyarakat yang dekat dengan lingkungan Pasar Seputih mataram.

Gotong-royong adalah pekerjaan yang sangat sederhana selain tempat kita menjadi bersih dan sehat sekaligus bersilaturahmi dengan masyarat.

namun saat ini gotong royong sudah jarang dilakukan oleh masyarakat, untuk itu saya berharap kepada seluruh masyarakat khususnya di kecamatan seputih mataram agar dapat mempertahankan budaya gotong royong, karena seberat apapun pekerjaan akan terasa ringan apabila dikerjakan dengan bersama-sama atau dengan cara bergotong-royong, Apalagi saat ini jargon kita adalah gotong royong. Tutup eko (Dedi)

Berita Lainnya

©copyright 2018, All right reserved ®www.suarapedia.com