29 Maret 2020
Semarang

Ribuan Pendaki,Hijaukan Gunung Ungaran,ini Sebabnya

Foto : Istimewa

Semarang (Suarapedia.com) - Lebih dari 7.000 pendaki dari berbagai komunitas di Jateng dan DIY  memadati Mawar Camp Area, Jln. Gua Jepang KM 5 Kluwihan Sidomukti Kec. Bandungan Kab. Semarang dalam event tahunan 1001 Pendaki Tanam Pohon, Minggu ( 9/2 ).

1001 Pendaki Tanam Pohon sendiri merupakan event tahunan yang digelar sebagai bentuk kepedulian pendaki gunung dan relawan terhadap kondisi alam yang kian memprihatinkan. Digelar pertama kalinya di tahun 2014 dengan penanaman di Gunung Merbabu, 1001 Pendaki Tanam Pohon yang digagas beberapa komunitas pecinta alam ini kian eksis hingga event ke 6 kali nya tahun ini.

Dengan mengambil tema berjalan tanpa beriringan, kegiatan 1001 Pendaki Tanam Pohon tahun ini diharapkan mampu melindungi keseimbangan ekosistem di wilayah gunung Ungaran.

Feri Aulia, ketua panitia 1001 Pendaki Tanam Pohon ke 6 mengatakan ada sekitar 5.000 bibit pohon yang disediakan oleh panitia.

"Ada 5.000 bibit tanaman buah dan akar keras yang kita sediakan tahun ini diantaranya ada matoa, gamelina, pete, jambu biji, tanjung, sirsat. 2.000 bibit bantuan dari perhutani dan sisanya dari rumah bibit yang kita miliki," papar Fery kepada SuaraPedia.com saat ditemui di tengah-tengah acara.

Feri menambahkan bahwa untuk kali ini panitia akan lebih menitik beratkan pada perawatan pasca penanaman. Karena di event-event sebelumnya perawatan pasca penanaman belum begitu maksimal dikarenakan kurangnya personil yang terlibat.

"Harapan kami pasca tanam, peserta bisa mengerti yg ditanam tidak sekedar menanam tp bisa utk anak cucu dan penanggulangan bencana, sehingga ada kerelaan mereka untuk ikut berpartisipasi dalam perawatan nantinya," imbuh Feri.

Senada dengan Feri, Edy Priyanta relawan dari Gembel Crew yang sekaligus menjadi pembina upacara pembukaan 1001 Pendaki Tanam Pohon mengungkapkan bahwa animo peserta perawatan berbanding terbalik dengan event penanaman.

"Ini merupakan PR besar bagaimana menarik animo peserta dalam kegiatan perawatan pohon tersebut. Saya lihat peserta kali ini banyak anak-anak muda dari berbagai komunitas dan ini sangat bagus untuk regenerasi dan semoga nantinya mereka bisa membuat komunitas yang solid dan memiliki program terarah dengan kegiatan rutin di alam karena pohon adalah sumber kehidupan, sumber oksigen, penghasil air. Jd kita tidak bisa mengabaikan begitu saja karena jika pohon punah maka kita juga akan punah," papar Edy.

Selain diikuti oleh Mapala dan Sispala, 1001 Pendaki Tanam Pohon gunung Ungaran sektor Mawar ini juga dihadiri oleh Basarnas, SAR Buser, Tagana Kabupaten Semarang, Pamswakarsa Ungaran, PMI Kabupaten Semarang dan PMI kota Semarang serta berbagai relawan lintas komunitas. ( FE )


Tag : DIY komunitas Tanam Pohon

Berita Lainnya

©copyright 2018, All right reserved ®www.suarapedia.com