13 November 2019
Home Hukum Berita
Bandarlampung

Soal Aliran Dana Rp18 M Mustafa Ke PKB, KPK Bidik Nunik?

Dian Patria | Foto: suarapedia/bowo

BANDARLAMPUNG(suarapedia) – Fakta yang muncul dalam sidang lanjutan tindak pidana korupsi mantan bupati Lampung Tengah Mustafa di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Senin (7/10/2019). Bakal ditindaklajuti oleh komisi pemberantasan korupsi (KPK).

Salah satu diantaranya adanya aliran dana sebesar Rp18 Miliar yang masuk ke DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lampung, dari mantan Bupati Lampung Tengah Mustafa, agar mendapat perahu politik dalam kontestasi pilgub 2018 silam.

"Kalau bahasa Humas KPK, fakta yang muncul dalam persidangan  akan menjadi perhatian khusus penyidik," ujar Dian Patria Kepala Satuan Tugas Koordinasi Supervisi Pencegahan Koordinator Wilayah (Kasatgas Korsupgah Korwil) III KPK, Dian Patria kepada awak media di Gedung Balai Keratun Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Rabu (16/10/2019).

Dalam menentukan orang bersalah dimata hukum, bisanya KPK akan mendalami fakta baru yang terungkap dalam pesidangan untuk mencari dua alat bukti.

“Fakta baru di persidangan belum bisa digunakan untuk menentukan bersalah atau tidaknya seseorang di mata hukum. Biasanya penyidik akan mendalami fakta baru untuk mencari sebab  dua alat bukti yang cukup,” singkat dia.

Sebelumnya diberitakan, dari persidangan kasus mantan Bupati Lampung Tengah di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Senin (7/10/2019) lalu, Mustafa mengaku sempat menyerahkan uang sebesar Rp 18 miliar kepada petinggi PKB Provinsi Lampung untuk mahar sebagai bakal calon kontestan Pilgub 2018 lalu.

Uang "membeli" perahu senilai Rp18 Miliar yang diserahkan kepada dua petinggi partai tersebut, telah dikembalikan Rp14 miliar kepada Mustafa. Sisanya, kini Rp4 Miliar, belum dikembalikan. Pengumpulan uang Rp12,5 miliar dari dua pengusaha, yakni Rp7,5 miliar "setoran" dari Budi Winarto alias Ali dan Rp5 miliar dari Simon Susilo

Sayangnya hingga berita ini dipublish, Wakil Gubernur Chusnunia Chalim sebagai Ketua DPW PKB Provinsi Lampung belum berhasil dimintai keterangan.

Upaya yang dilakukan sejumlah wartawan untuk mengkonfirmasi kasuistis ini kepada Nunik--sapaan Chusnunia Chalim--dengan mendatangi lokasi acara pembukaan sosialisasi peningkatan mutu desain dan kemasan Industri Kecil Menengah (IKM) di Ruang Rapat Dinas Perindustrian Provinsi Lampung, Rabu (16/10/2019) pagi kandas.

Berdasarkan pantauan sejumlah wartawan, hingga acara tersebut dimulai, diperoleh informasi dari para pejabat di lokasi kegiatan bahwa Nunik dipastikan batal hadir. Padahal, sebelumnya berdasarkan agenda harian Biro Humas dan Protokol Provinsi Lampung, sedianya Nunik memberikan sambutan pada acara open seremonial pukul 09.00 WIB. (RED)


Tag : Dian Patria KPK Mustafa Nunik

Berita Lainnya

Loading...

©copyright 2018, All right reserved ®www.suarapedia.com