18 Oktober 2019
Home Politik Berita
PESISIR BARAT

Calon Anggota KPU Pesibar Bantah Pernah Jadi Pengurus Parpol

Edi Gunawan | Foto: istimewa

PESISIR BARAT (suarapedia)-Calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pesisir Barat (Pesibar), Lampung, yang masuk 10 besar yang lolos tahapan seleksi atasnama, Edi Gunawan, membantah dirinya terlibat dalam kepengurusan Partai Politik (Parpol) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Pesibar.

Hal tersebut dikatakan Edi Gunawan, Selasa (8/10/2019), bahwa hingga saat ini dirinya tidak pernah sekalipun masuk dalam kepengurusan parpol manapun di Pesibar.

"Jangankan di Gerindra, parpol manapun saya tidak masuk dalam kepengurusan parpol. Karena memang saya tidak pernah berniat masuk kepengurusan parpol," tegas Edi.

Kendati begitu, menurut Edi, dalam helatan pemilu serentak April 2019 lalu, dirinya sempat menerima mandat dari DPC Gerindra Pesibar, untuk menjadi saksi dari partai tersebut yang tugasnya mengawal kelangsungan pemilu agar berlangsung jujur dan adil.

"Menjadi saksi sifatnya hanya sekali itu saja. Artinya, selesai helatan pemilu waktu itu maka selesai juga tugas saya sebagai saksi saat itu," lanjutnya.

Masih kata Edi, justru sebelumnya dalam Pemilukada Pesibar 2015 lalu, dirinya sempat menjadi penyelenggara pemilu yakni sebagai Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pekon Kampungjawa Kecamatan Pesisir Tengah. "Saya siap membuktikan secara resmi bahwa saya tidak pernah masuk dalam kepengurusan parpol," pungkasnya.

Dia menandaskan dengan adanya surat laporan ke KPU RI, KPU Provinsi Lampung, dan Bawaslu Provinsi Lampung, yang melaporkan dirinya masuk dalam pengurus parpol, tidak menutup kemungkinan untuk dilaporkan ke pihak berwajib. "Besar kemungkinan akan dilaporkan ke pihak kepolisian, karena ini sudah mencemarkan nama baik dan menimbulkan banyak kerugian," tukasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Sekjen DPC Gerindra Pesibar, Martin Sofyan, membenarkan bahwa Edi Gunawan, tidak pernah masuk dalam pengurus Partai Gerindra, baik di tingkat DPC hingga tingkat paling bawah. Hanya saja Edi Gunawan pernah diberi mandat sebagai saksi dalam helatan pemilu serentak April lalu. "Edi tidak pernah masuk kepengurusan Partai Gerindra. Hanya dia pernah diberi mandat sebagai saksi yang bertugas dibidang Informasi Teknologi (IT), karena memang Edi mempunyai kemampuan dibidang itu," terang Martin.

"Bisa dicek juga di data Sipol KPU terkait daftar kepengurusan partai, bahwa memang tidak ada nama Edi Gunawan dalam kepengurusan DPC Partai Gerindra Pesibar," ujarnya.

Sementara itu Ketua Bawaslu Pesibar, Irwansyah, menanggapi bahwa meski sempat diberi mandat menjadi saksi belum bisa dikategorikan sebagai pengurus parpol. "Ya kalau cuma saksi belum bisa dikatakan anggota atau pengurus parpol. menjadi saksi bisa dibilang pekerjaan musiman," kata Irwansyah.

Menurut dia, seseorang yang menjadi anggota atau pengurus parpol sudah tentu mengantongi Kartu Tanda Anggota (KTA), memiliki Surat Keputusan (SK), dan bisa dicek di data sipol KPU. (NOVAN)


Tag : Calon Anggota KPU Pesibar Parpol Gerindra

Berita Lainnya

Loading...

©copyright 2018, All right reserved ®www.suarapedia.com