18 Oktober 2019
Home Politik Berita
BANDARLAMPUNG

Hattrick, Kurang Pengawasan Tiga Kader Nasdem Terjaring OTT KPK

Foto: suarapedia/bowo

BANDARLAMPUNG (suarapedia)-Bupati Lampung Utara, Agung Ilmu Mangkunegara menjadi kader partai Nasional Demokrasi (Nasdem) ketiga yang terjaring OTT oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dalam dua tahun terakhir.

Agung adalah Ketua DPD NasDem Lampung Utara. Ia mengundurkan diri dari NasDem setelah terkena OTT KPK. Agung bukan satu-satunya bupati di wilayah Lampung dari NasDem yang dicokok KPK.

Sebelumnya, Bupati Lampung Tengah Mustafa, ditangkap KPK pada 2018. Mustafa merupakan Ketua DPW Partai NasDem Lampung Tengah. Di tahun yang sama, KPK juga menangkap Khamami, Bupati Mesuji. Khamami adalah Ketua Dewan Pembina NasDem Kabupaten Mesuji.

Tentu ini menjadi penilaian khusus bagi masyarakat Lampung, apalagi ketiga kada yang terjaring OTT KPK memiliki jabatan sebagai ketua partai. Tentunya proses kaderisasi partai mulai dipertanyakan.

Fauzan Sibron menyebutkan, dalam perekrutan kader sendiri, Partai Nasdem melihat paada kapasitas, kemampuan, integritas dan moralitas. Semua tentu bedasarkan pada yang menjadi harapan masyarakat.

“Namun dalam prosesnya  partai nasdem secara kelembagaan tidak bisa secara langsung mengontrol, bagaimana kegiatan kader-kader baik eksekutif maupun legislatif,” tegas Fauzan Sibron, Senin (7/10/2019).

Meskipun demikian, Fauzan meminta kepada seluruh kader yang diberikan kepercayaan kepada masyarakat,  menjaga integritas dan moralitas.

“Sesuai dengan amanat Ketua Umum Nasdem, setiap kader harus menjaga moralitas dan integritas sebagai pemimpin. Karena pemimpin menjadi contoh masyarakat,” tegas dia.

Pasca terjaring OTT KPK Agung Ilmu Mangkunegara resmi mengundurkan diri dari DPP Partai NasDem. Hal tersebut dikonfirmasi langsung oleh Ketua DPP Partai NasDem Taufik Basari.

“DPP Partai NasDem telah menerima permintaan pengunduran diri Agung Ilmu Mangkunegara, Bupati Lampung Utara, dari seluruh jabatan dan posisi di partai,” kata Taufik melalui siaran pers.

Taufik menjelaskan pengunduran diri tersebut disampaikan oleh pihak keluarganya ke DPP Partai NasDem. Agung beralasan pengunduran diri dibuat agar dapat fokus menjalani proses hukum.

“Pernyataan pengunduran diri tersebut disampaikan oleh keluarganya mewakili Agung Ilmu Mangkunegara mengingat yang bersangkutan belum dapat berhubungan dengan pihak luar,” ujar Taufik.

Dia menegaskan, Partai NasDem tidak memiliki toleransi terkait kader yang terjerat korupsi. Menurut dia hanya ada dua pilihan menyikapi hal tersebut, yaitu diberhentikan atau mengundurkan diri.

Taufik menambahkan pihaknya mendukung segala proses hukum yang sedang dan akan dijalani oleh Agung. “Partai NasDem menghormati proses hukum yang berjalan dan berharap prinsip fair trial tetap terjamin dalam proses yang tengah berlangsung,” kata dia.

“Partai NasDem juga mendukung berbagai langkah dan upaya dalam pemberantasan kasus korupsi, bahkan pencegahannya,” ucap dia. (BOWO)


Tag : Kader Nasdem OTT KPK Agung Ilmu Mangkunegara

Berita Lainnya

Loading...

©copyright 2018, All right reserved ®www.suarapedia.com