22 Juli 2019
Semarang

Kapendam IV/Diponegoro Jadi Pemateri Public Speaking PLN

Foto: suarapedia/andi saputra

SEMARANG (suarapedia) - Kapendam IV/Diponegoro Kolonel Arh Zaenudin dipercaya sebagai narasumber dan pemateri peserta In House Training Public Speaking bagi para pemimpin unit di lingkungan PLN yang diselenggarakan Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Distribusi Jateng dan DIY di Ruang Rapat Borobudur PT PLN (Persero) Jl. Teuku Umar No. 47 Semarang, Kamis (11/7/2019).

Sebagai pemateri, Kapendam memberikan materi yang berbeda dan dalam kelas yang berbeda. kepada para pemimpin unit tingkat Kecamatan Kapendam memberikan materi tentang bagaimana cara berbicara didepan umum (publik speaking) dan kepada para pemimpin unit tingkat Kabupaten diberikan materi kepemimpinan dan pemecahan masalah.

Kapendam IV/Diponegoro Kolonel Arh Zaenudin mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas antara TNI dalam hal ini Kodam IV/Diponegoro dengan PT. PLN (Persero) wilayah Jateng dan DIY. 

Menurutnya materi yang disampaikan bahwa semua orang begitu lahir di dunia sudah langsung berfikir dan itu akan terus berjalan hingga dirinya meninggal dunia. 

Namun, lanjutnya, karena tidak diungkapkan atau disampaikan kepada orang lain maka semua yang dipikirkan tidak dapat menjadi sesuatu yang bermanfaat, karena memang tidak semua orang memiliki keberanian untuk mengutarakannya ide/pemikirannya.  IKLAN KPU

"Sebesar apapun ide dan gagasan bila hanya ada dalam pikiran kita, maka hanya akan tetap menjadi sebuah angan-angan, tetapi sekecil apapun ide yang dimiliki bila disampaikan kepada orang lain bisa jadi akan menjadi sebuah karya yang besar,"ujarnya

Dia menuturkan disinilah pentingnya sebuah keberanian untuk mengungkapkan atau menyampaikan ide dan gagasan termasuk semua informasi yang sangat dibutuhkan oleh orang lain, karena ide, gagasan, informasi yang kita anggap kecil atau remeh bisa jadi menjadi sesuatu yang penting bagi orang lain

Dia menambahkan untuk menjadi seorang pemimpin diperlukan ilmu pengetahuan (knowlage), ketrampilan (skill) dan keberanian (bravery) selain bakat yang dimiliki sejak lahir. Kepemimpinan itu adalah seni, gaya untuk mempengaruhi orang untuk mencapai tujuan organisasi dan satuan oleh karena itu masing-masing orang tentu memiliki gaya sendiri-sendiri.

"Bagaimana mungkin kita dapat mengetahui dan memecahkan persoalan yang dihadapi organisasi, satuan kita kalau tidak ada komunikasi yang baik antara pimpinan dan bawahannya," pungkasnya (NDI)

Berita Lainnya

Loading...

©copyright 2018, All right reserved ®www.suarapedia.com