22 Juli 2019
Home Daerah Metro Berita

Pemanfaatan Aset, Pemkot Metro Kerjasama Dengan Masyarakat

METRO (suarapedia)- Pemetinta Kota (Pemkot) Metro jalin kerjasama dengan masyarakat Kota Metro sebagai calon mitra pemanfaatan dan penyewa aset tanah milik Pemkot Metro, sekaligus penandatanganan perjanjian kerjasama antara Pemkot dengan masyarakat tentang sewa tanah milik Pemkot Metro, yang berlangsung di Aula BPKAD Kota Metro, Kamis (11/07/2019).

Acara yang dihadiri langsung oleh Wakil Walikota Metro, diikuti seluruh Forkopimda dan para OPD, juga turut hadir para Camat, Lurah Kepala Inspektorat Kota Metro, serta masyarakat selaku calon mitra pemanfaatan dan penyewa aset tanah milik Pemkot Metro.

Dalam acara tersebu H.Djohan menyampaikan, kerjasama tersebut dilakukan agar aset tanah jangan sampai ada tanah bongkor, dikatan nya dari sekian jumlah aset tanah dan bangunan milik Pemkota Metro, persentase yang sudah dimanfaatkan baru 3% dari total aset tanah yang bisa disewakan.

"Ini perlu kami sampaikan kepada masyarakat, jangan sampai ada image seolah-olah ada penjabat lurah dan camat yang bermain dengan menyewakan tanah atas nama pribadi. Maka dari itu kami buat perjanjian yang berisikan penjelasan disetiap poin-poinya sesuai kegunaan,” ujarnya.

Untuk itu, H.Djohan juga meminta kepada Lurah dan Camat, bilamana terdapat aset milik Pemkot Metro yang belum terdata dan masih digunakan oleh masyarakat, hendaknya dapat diberikan penjelasan dengan cara musyawarah, sehingga kerjamasama yang terjalin dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. IKLAN KPU

“Melalui perjanjian kerjasama ini diharapkan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah dan mewujudkan pembangunan di Kota Metro yang semakin maju dan berkembang,” tandasnya.

Sementara itu, M. Supriadi selaku Kepala BPKAD Kota Metro dalam laporannya menyampaikan, hasil temuan BPK dari tahun 2015-2018, seluruh aset tanah belum memiliki perjanjian antara penggarap dengan Pemkot Metro, sedangjan umlah aset tanah milik Pemkot Metro yang potensi dan dapat dimanfaatkan berjumlah 5 bangunan, 71 bidang tanah dengan luas total 688 M2, "Hari ini kita akan menandatangani perjanjian untuk 17 bidang tanah,” ujar M. Supriadi.

Lebih lanjut M. Supriadi menjelaskan bahwa, dari jumlah 17 bidang tanah ini terdapat 21 penyewa dan total luas tanah yang akan dijanjikan 58.500 M2 .

“Menurut perjanjian, selama untuk kontribusi sewa 1 tahun sejumlah Rp. 11.991.000, dan bisa melalui system pembayaran diawal atau setelah panen,” pungkasnya. (ZAINAL ARIFIN)

Berita Lainnya

Loading...

©copyright 2018, All right reserved ®www.suarapedia.com