22 Juli 2019
Home Hukum Berita
WAYKANAN

Satreskrim Polres Waykanan Tangkap Pemuda Gangguan Jiwa

Foto: istimewa

WAYKANAN (suarapedia) - Satrekrim Polres Waykanan Andi (28) warga Sukadana Ilir Kecamatanamatan Bungamayang Kabupaten Lampung Utara diduga mengalami ganguan kejiwaaan, Senin (8/7/2019).

Diberitakan sebelumnya, Andi telah melakukan penganiayaan yang mengakibatkan tiga korban mengalami luka bacok di Musala Rk 2 Kampung Gunungsangkaran Kecamatan Blambanganumpu.

Ketiga korban yakni Seli Deska Pratama (23 ) dan Jurai (25) warga Sukadana Ilir, Kecamatan Bungamayang, Kabupaten Lampung Utara serta mbah Bejo warga Kampung Gunungsangkaran Kecamatan Blambanganumpu Kabupaten Waykanan mengalami luka-luka yang cukup berat dan sekarang sedang dirawat di RS. Zainal Abidin Pagar Alam Waykanan.

Kapolres Waykanan AKBP Andi Siswantoro melalui Kasat Reskrim AKP Devi Sujana menjelaskan bahwa pada Sabtu (6/7/2019), Seli Deska Pratama yang merupakan sepupu pelaku bersama Jurai (27) mengantarkan Andi yang mengalami gangguan kejiwaan (stress berat) untuk berobat alternatif kerumah mbah Bejo di Kampung Gunungsangkaran dan lansung menginap sehari semalam di rumah mbah Bejo.

Ketika malam hari sampai di rumah mbah Bejo, sebelum kejadian Andi terlihat biasa-biasa saja seperti orang normal pada umumnya dan tidak ada gelagat mencurigakan. IKLAN KPU

Keesokan hari, pada Minggu (7/7/2019), pada pukul 18.30 setelah Salat Magrib, Seli dan Jurai mengantarkan Andi ke kamar mandi Musala untuk mandi, setelah itu Seli memberi peralatan mandi yang ada di sekitar Musala sementara Jurai menjaga Andi yang ada di dalam kamar mandi.

Tak lama berselang Seli mendengar teriakan Jurai dengan berkata ”Tolong Dek” sembari berlari menuju Seli setelah itu Seli mencoba menenangkan Andi yang mengamuk namun tidak berhasil  dan terjadilah pembacokan terhadap Seli dan Jurai.

"Beberapa menit kemudian mbah Bejo datang untuk menolong namun turut menjadi korban pembacokan, kemudian masyarakat yang mengetahui kejadian tersebut berdatangan mengejar pelaku dan berlari masuk kearah Musala," kata Devi.

Devi menambahkan saat ini petugas masih mendalami motifnya sebab pelaku setelah diamankan belum bisa dimintai keterangan dan masih dalam pengobatan di rumah sakit, termasuk juga untuk korban karena masih dalam perawatan.

"Sedangkan untuk penyidikan lebih lanjut tetap berjalan sesuai aturan, kita penuhi alat bukti kalau misalkan ke depannya kita temui pelaku ada Kelurahanainan jiwa, nanti hakim yang menetukan apakah pelaku memenuhi Pasal 44 KUHP atau tidak," ungkapnya. (DENI)


Tag : Polres Waykanan Gangguan Jiwa Bungamayang Gunungsangkaran

Berita Lainnya

Loading...

©copyright 2018, All right reserved ®www.suarapedia.com