15 November 2019
Home Hukum Berita
Waykanan

Kejari Waykanan Selidiki Dugaan Penyimpangan Dana Desa

Foto: istimewa/ilustrasi

WAYKANAN (suarapedia) - Kejaksaan Negeri (Kejari) Waykanan mulai melakukan penyelidikan terkait dugaan penyimpangan alokasi dana desa (DD) hasil temuan Inspektorat.

Dari Kampung-kampung yang bermasalah tersebut, Kejari Waykanan mulai melakukan pemanggilan kepada para pihak yang diduga mengetahui tentang dana desa tersebut.

Mulai Kampung yang bermasalah dengan tidak selesai pekerjaan dan korupsi dana desa  dipanggil oleh Penegak Hukum Kejari Waykanan, Senin (25/6/2019).

Salah satunya, Kampung Labuhanjaya, Kecamatan Gununglabuhan yang pernah di sampaikan bupati kasusnya akan dilanjutkan ke penegak hukum, karena hasil pemeriksaan Inspektorat Waykanan ditemukan korupsi dana desa lebih dari Rp600 juta.

Kejari mulai melakukan pemanggilan terhadap Pj Kepala Kampung Labuhanjaya Anuar, Sekretaris Kampung, Bendahara dan Kasie-kasie.

Menurut informasi, pemeriksaan sudah berjalan dari Senin kemarin dengan diperiksanya Pj Kepala Kampung dan Bendahara Kampung .

Pj Kepala Kampung Labuhanjaya, Anuar, Selasa (25/6/2019), membenarkan bahwa dirinya telah dipanggil oleh penyidik kejaksaan untuk di mintai keterangan penggunaan dana desa tahun 2018.

"Kemarin saya dipanggil pihak Kejari Waykanan dan diperiksa oleh pihak penyidik lebih dari dua jam.Karena saya baru menjabat Pj sejak 31 Mei 2019 jadi tidak mengetahui pembangunan dari dana desa di tahun 2018," ujar Anuar.

Selain dirinya, Anuar menjelaskan Sekretaris Kampung dan seluruh kasie yang ada di kampung Labuhanjaya akan di panggil penyidik dari kejaksaan untuk diperiksa penyidik .

"Besok (Rabu, 26/6/2019), direncanakan, Sekretaris Kampung dan Kasie-kasie yang di panggil untuk menjalani pemeriksaan penyidik," kata Anuar.(CHAIKAL)

Berita Lainnya

Loading...

©copyright 2018, All right reserved ®www.suarapedia.com