22 Juli 2019
SEMARANG

DPRD dan Disdik Jateng Kawal Sistem Zonasi PPDB

Foto: suarapedia/andi saputra

SEMARANG (suarapedia) - Peberlakuan kebijakan sistem zonasi dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMA di Jawa Tengah (Jateng) saat ini cukup menemui kendala karena masih lemahnya sosialisasi kepada masyarakat. Hal tersebut dikatakan Anggota Komisi E DPRD Jateng Muh Zen, dalam Dialog Parlemen Jateng yang mengusung tema Menuju Pemerataan Kualitas Pendidikan di Hotel Noormans, Kota Semarang, Senin (24/6/2019).

Menurutnya, sistem zonasi yang tertuang dalam peraturan gubernur (Pergub) itu masih belum dipahami oleh orangtua siswa. 

Bahkan, lanjutnya, pemerintah melalui Dinas Pendidikan (Disdik) kini masih memantau jalannya sistem zonasi tersebut agar ke depan dapat dilaksanakan evaluasi, termasuk permasalahan secara fakta yang terjadi dalam masyarakat.

"Dinas Pendidikan dan DPRD Jateng, khususnya Komisi E melakukan pengawalan mendalam terkait proses dan hasil yang didapat dalam sistem zonasi pendidikan tersebut," ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Jateng Sulistyo mengatakan dengan kebijakan itu diharapkan semua sekolah dapat menjadi favorit yang akan ditindaklanjuti dengan pemerataan zonasi pendidikan dengan memperhatikan lingkungan sekitar. IKLAN KPU

Zonasi itu, dia menambahkan,  bertujuan agar pendidikan yang tidak terpusat hanya pada sekolah-sekolah tertentu saja karena secara fakta bibit peserta didik yang baik rata-rata berada pada sekolah-sekolah favorit.

"Dalam sistem zonasi itu tidak hanya terpaku dalam zonasi saja tapi ada persentase lain untuk memudahkan misalnya,l dalam pembagian persentase dimana 15% untuk jalur prestasi 5% untuk perpindahan orangtua dan 80% untuk zonasi,"pungkasnya (NDI)


Tag : DPRD Jateng Disdik Jateng Sistem Zonasi PPDB

Berita Lainnya

Loading...

©copyright 2018, All right reserved ®www.suarapedia.com