22 Mei 2019
Home Hukum Berita
Waykanan

Inspektorat Waykanan Benarkan Indikasi Penyelewengan Dana Desa

Bakarudin | Foto:suarapedia/indrajaya

WAYKANAN (suarapedia)  -  Tim Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP) Inspektorat Waykanan membenarkan adanya penyelewengan dana desa (DD). Itu berdasarkan hasil audit  ratusan kampung yang terindikasi bermasalah dengan DD di tahun 2018 yang masuk dan ditangani melakukan pelanggaran dan terbukti masuk ke ranah korupsi.

“Terindikasi pelanggaran atau penyimpangan dan penyelewengan terhadap anggaran mulai dari kampung yang 60 persen tidak sama sekali menyalurkan DD 2018 hingga pelanggaran kampung yang tidak melaksanakan sama sekali mulai dari 0%. Dan sebagaian besar lagi ditemukan adanya kerugian keuangan kas kampung akibat ditemukan sisa anggaran pada tahun sebelumnya begitupun dari jenis kegiatan yang telah terealisasi dan yang sudah terealisasi namun tidak sesuai,” kata Irban  I Inspektorat Bakarudin saat menjelaskan beberapa temuan Audit APIP terhadap ratusan kampung bermasalah tersebut, Selasa (14/5/2019) di ruang kerjanya.

Bakarudin mengatakan, masih banyak lagi jenis pelanggaran- pelanggaran yang ditemukan di kampung -kampung khususnya di Waykanan oleh tim Audit APIP bahkan mencapai ratusan Kampung yang ditangani atas dasar dugaan korupsi DD tahun Anggaran 2018.

“Saya tidak ingat pastinya, namun sebagian besar dari ratusan Kampung yang kami periksa itu rata rata memang banyak melakukan kesalahan baik administrasi, kepatuhan maupun dugaan korupsi dana desa sendiri,” tegas Bakarudin.

Sayangnya, beberapa penjelasan identitas  kampung yang melanggar kesalahan terberat seperti tidak menyalurkan dana desa 2018 sebanyak 60 persen maupun jumlah kampung yang melakukan penyelewengan dana desa dari jenis kegiatan fisik yang ditemukan tim Audit APIP sendiri sejauh ini tidak bisa didapatkan.

Bakarudin hanya menjelaskan bahwa semua laporan hasil Audit sudah di serahkan ke Bupati Waykanan Raden Adipati Surya dan akan kembali diberikan surat perintah dari Bupati untuk kampung yang dilaporkan sesuai hasil temuan perbaikan pemabangunan fisik kampung maupun pelanggaran tindak pidana korupsinya untuk memulangkan dana desa ke kas kampung selambat-lambatnya 60 hari dari surat diterima kepala kampung itu sendiri.

“Kita lihat 60 hari dari sejak surat perintah Bupati diterima kepala kampung yang bermasalah tersebut. Jika tuntutan yang disarankan itu tidak segera dipenuhi  kemungkinan besar Bupati akan mengambil langkah tegas penyelesaian jarul hukum yang mana bisa dipastikan ratusan kepala kampung akan menjadi tersangka kasus korupsi dana desa yang bakal ditetapkan pihak hukum sendiri dari berkas temuan Audit AAPIP ini sendiri dalam waktu dua bulan kedepan,” ungkapnya.

Dia juga memastikan bahwa Inspektorat telah benar-benar bekerja dan tidak akan ada upaya kejahatan menyelamatkan kampung bermasalah. (INDRALAYA)


Tag : Inspektorat Waykanan Penyelewengan Dana Desa

Berita Lainnya

Loading...

©copyright 2018, All right reserved ®www.suarapedia.com