18 Juli 2019
Waykanan

Stunting di Waykanan Meningkat 7,4 Persen

Foto: istimewa

WAYKANAN (suarapedia) - Stunting di Kabupaten Waykanan, Lampung terus alami peningkatan dari 23,3% pada 2016 menjadi 30,7% pada 2017. Hal itu menjadi catatan buruk bagi kondisi kesehatan balita yang ada di Bumi Ramik Ragom.

Kepala Dinas Kesehatan Waykanan, Anang Risgiyanto, membenar peningkatan itu. "Terjadi peningkatan sebesar 7,4%. Data ini diperoleh dari hasil survey PSG," ungkap Anang, Sabtu (11/5/2019). 

Menurut Anang, hal itu disebabkan karena konsumsi gizi pada balita memiliki asupan energi dan protein kurang bila dibandingkan dengan Angka Kecukupan Protein (AKP) yang dianjurkan, pemberian nutrisi atau makanan yang tidak sesuai standar, infeksiyang berasal dari lingkungan sekitar, kelahiran dengan berat badan yang rendah, kondisi ekonomi, kurangnya tindakan pencegahan di awal kelahiran.

Guna menekan jumlah stunting, Anang menyebutkan upaya yang dilakukan adalah meningkatkan mutu gizi perorangan dan masyarakat, antara lain melalui perbaikan pola konsumsi makanan, perbaikan perilaku sadar gizi, peningkatan akses dan mutu pelayanan gizi serta kesehatan sesuai dengan kemajuan ilmu dan teknologi, dan dalam upaya perbaikan gizi anak.

"Untuk meningkatkan cakupan program yang berdampak pada penurunan masalah gizi, dibutuhkan program multi sektoral yang efektif dan berkelanjutan dalam jangka panjang, juga diperlukan perencanaan yang evidence based berdasarkan surveilans gizi," pungkasnya. (CHAIKAL) IKLAN KPU

Berita Lainnya

Loading...

©copyright 2018, All right reserved ®www.suarapedia.com