19 April 2019
Home Hukum Berita
Tulangbawang

Hina Suku Lampung Berujung Bui

Foto: istimewa/humas polres tuba

TULANGBAWANG (suarapedia) - Lakukan ujaran kebencian dengan menghina suku Lampung di sosial media (sosmed), AN als GE (21) ditangkap Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tulangbawang.

Kasat Reskrim AKP Zainul Fachry mewakili Kapolres Tulang Bawang AKBP Syaiful Wahyudi mengatakan, pelaku ditangkap pada Jumat (8/2/2018), sekira pukul 04.00 WIB, saat turun di loket dari Bus Lorena, di Pasar Unit 2, Tulangbawang.

“AN als GE yang berprofesi buruh, merupakan warga Tiyuh (Kampung) Indraloka I, Kecamatan Waykenanga, Kabupaten Tulangbawang Barat,” terang Zainul, Sabtu (9/2/2019).

Penangkapan terhadap pelaku, berdasarkan laporan dari Mukhlisi Alfian (61), berprofesi wiraswasta, warga Menggala. Tertuang dalam Laporan Polisi Nomor : LP / 301 / X / 2018 / Polda Lpg / Res Tuba, tanggal 19 Oktober 2018.

“Pelaku memposting gambar tugu pengantin yang disertai status penghinaan terhadap suku Lampung melalui akun facebook (FB) milik orang lain pada Kamis (11/10/2018), sekira pukul 11.53 WIB. Akibatnya pemilik akun FB yang telah di hack oleh pelaku sering mendapatkan ancaman karena telah dinilai orang sebagai orang yang memposting gambar disertai status tersebut dan menimbulkan gejolak di masyarakat,” papar Zainul.

Polisi lalu melakukan penyelidikan untuk mencari tau siapa pelakunya, "Berkat keuletan dan kegigihan petugas kami dilapangan, akhirnya pelaku yang sempat melarikan diri ke Jakarta berhasil ditangkap saat akan kembali pulang ke rumahnya," imbuh Zainul.

Saat ditangkap, pelaku sempat berkelit dan tidak mengakui perbuatannya, setelah pelaku dibawa ke rumahnya dan dilakukan penggeledahan serta ditemukan handphone (HP) Lenovo A1000 warna hitam di dalam kamar adiknya. Pelaku baru mengakui perbuatannya dengan alasan pelaku melakukannya perbuatan tersebut, agar Sahuri yang merupakan pemilik akun FB yang di hack oleh pelaku, dibenci dan dicelakai oleh warga, karena menurut pelaku semenjak Sahuri ikut perguruan Setia Hati, dia menjadi sok jago.

Dalam perkara ini, petugas melakukan penyitaan barang bukti (BB) berupa satu lembar screenshot postingan yang diunggah oleh pelaku di akun FB, akun FB Hury Caak Ciliek Owye dan HP Lenovo A1000 warna hitam.

“Saat ini pelaku sudah ditahan di Mapolres Tulangbawang dan akan di jerat dengan Pasal 45A ayat 2 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 tahun dan/atau denda paling banyak Rp1 Miliar," tutup Kasat Reskrim.(HERI)

Berita Lainnya

©copyright 2018, All right reserved ®www.suarapedia.com