21 Februari 2019
Home Hukum Berita
Waykanan

Masyarakat Gunungsangkaran Minta PT BMM Angkat Kaki

Foto: dok.suarapedia

WAYKANAN (suarapedia) - Masyarakat Kampung Gunungsangkaran, Kecamatan Blambangaumpu, Kabupaten Waykanan, Lampung meminta PT Bumi Madu Mandiri (BMM) angkat kaki dari area tanah adat jika tidak mau terjadi pendudukan paksa oleh warga setempat.

Kordinator masyarakat Gunungsangkaran, Eeng Saputra, kepada suarapedia.com mengatakan, masyarakat adat Gunungsangkaran akan menduduki paksa dan menutup akses jalan menuju PT BMM. Pendudukan paksa akan mereka lakukan dikarenakan sebagian areal PT BMM berada di atas tanah Ulayat Gunungsangkaran.

"Dalam hal ini melalui surat kuasa yang di peroleh dari tokoh adat Gunungsangkaran Hasmin Gelar Raja Sembilan, Berdasarkan Sertifikat Hak Guna Usaha (HGU) nomor: 54 tahun 2010.SK.KA.BPN.Menteri Agraria no.42/HGU/BPN.RI/2010 PT Bumi Madu Mandiri. Berdasarkan surat HGU PT BMM hanya memperoleh lokasi di Kampung Segaramidar dan Kampung Tanjungraja Giham Kecamatan Blambangan Umpu," terangnya, Jumat (8/2/2019).

Eeng melanjutkan, kenyataannya dilapangan PT BMM juga beraktivitas di atas tanah wilayah adat Gunungsangkaran yang berbatasan langsung dengan tanah desa adat Tanjungraja Giham dan tanah adat desa Kelurahan Blambanganumpu tanpa adanya penyerahan dari tokoh adat Gunungsangkaran.

"Padahal sudah jelas Kampung Gunungsangkaran bukan merupakan area HGU PT BMM, oleh sebab itu masyarakat dan tokoh adat memerintahkan agar PT BMM dapat segera menghentikan segala kegiatan dan operasional di atas tanah ulayat Kampung Gunungsangkaran yang berbatasan langsung dengan Kampung Tanjungraja Giham dan Kelurahan Blambanganumpu," terangnya.

Eeng, menambahkan, apabila PT BMM tidak mengindahkan peringatan masyarakat dan tokoh adat maka masyarakat akan melakukan pendudukan paksa di area, yang berada di atas tanah Desa Gunungsangkaran.

"Dikarenakan PT BMM pada tahun 2010 hanya memberikan kompensasi dana pembukaan portal sebesar Rp150 juta bukan dana pembebasan lahan tanah Ulayat Kampung Gunungsangkaran yang mana seharusnya dilakukan oleh pihak perusahaan PT BMM bila ingin melakukan aktivitas perkebunan sawit," tegasnya. (CHAIKAL)

Berita Lainnya

©copyright 2018, All right reserved ®www.suarapedia.com